Gifted-disinkroni

TENTANG ANAK GIFTED YANG MENGALAMI DISINKRONITAS PERKEMBANGAN - suatu kelompok gifted children - dan bukan merupakan kelompok autisme, ASD, Asperger Syndrome ataupun ADHD - namun anak-anak ini sering mengalami salah terdiagnosa menjadi kelompok anak autisme ringan, ASD, Asperger Syndrom ataupun ADHD

Jumat, Agustus 20, 2010

Daftar isi buku ADHD cet I tahun 2010

Judul Buku:

ADHD - Attention Deficit Hyperactivity Disorder (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas): Tanda-tanda, diagnosis, terapi, serta penanganannya di rumah dan di sekolah.


Penyusun:

Arga Paternotte & Jan Buitelaar

Alih bahasa :

Julia Maria van Tiel

Penerbit

Prenada Media
Jl Tambra Raya no 23
Rawamangun
Jakarta Timur
Tel: 021-47864657
fax: 021-4754134
Email: pemasaran@prenadamedia.com





DAFTAR ISI

Sambutan Direktur Pembinaan Sekolah Luar Biasa Dirjen Mandikdasmen Departemen Pendidikan Nasional

Pendahuluan

BAGIAN I

APA YANG KITA KETAHUI TENTANG ADHD?

BAB 1 PENGENALAN GEJALA ADHD

1.1. Dasar-dasar pengenalan gejala

1.2. Gangguan perhatian dan konsentrasi

1.3. Impulsivitas

1.4. Hiperaktivitas

1.5. Tidak selalu tidak bisa diam

1.6. Fungsi pengaturan

1.7. Orkestra tanpa dirigen

1.8. Bicara dalam hati

1.9. Gejala berubah bersamaan dengan berjalannya usia

1.10. Anak muda

1.11. Masa dewasa

1.12. Seberapa besar kejadiannya?

1.13. Kemungkinan kejadian pada laki-laki dan perempuan

BAB 2 GANGGUAN YANG MENYERTAI ADHD

2.1. Gangguan perkembangan pervasive

2.2. Gangguan perilaku oposan

2.3. Gangguan perilaku agresif

2.4. Gangguan belajar

2.5. Gangguan rasa takut dan stemming

2.6. Gangguan tics

2.7. Gangguan motorik

2.8. Syndroma yang secara bersama-sama muncul dengan gejala ADHD

BAB 3 PENYEBAB ADHD

3.1. Faktor keturunan

3.2. Genetik dan lingkungan

3.3. ADHD dan otak

3.4. Otak yang berbeda

3.5. Neuro-anatomi

3.6. Kimiawi otak

3.7. Penelitian terkini

BAB 4 AKIBAT YANG MENYERTAI ADHD

4.1. Akibat pada anak

4.2. Akibat pada orang tua

4.3. Bila Anda menarik kereta sendirian

4.4. Kakak dan adik

4.5. Punyakah penyandang ADHD sisi yang menyenangkan?

BAGIAN II

APAKAH ANAKKU ADHD

BAB 1 DETEKSI DINI

1.1. Deteksi pertama

1.2. Apakah normal itu ?

1.3. Bayi yang penangis dan ADHD

1.4. Keragu-raguan

1.5. Menenangkan

1.6. Para guru

1.7. Apa saja yang dapat terjadi?

1.8. Banyak gerak atau ADHD?

BAB 2 DIAGNOSA

2.1. Dimana mencari bantuan?

2.2. Persiapan mencari konsultasi

2.3. Tanya, tanya, tanya

2.4. Pemeriksaan ekstra

2.5. Klasifikasi

2.6. Diagnosa

2.7. Sedih dan harapan

2.8. Penanganan ADHD

2.9. Panduan penanganan

2.10. Rencana penanganan

BAGIAN III

ADHD DALAM KELUARGA

Bab 1 MENGHADAPI GANGGUAN

1.1. Setelah diagnosa ditegakkan

1.2. Apa yang sekarang harus dikerjakan?

1.3. Saling membangun ruang yang menguntungkan

1.4. Para ayah dan ibu

1.5. Tali kendali kembali ada di tangan

1.6. Membagi perhatian

1.7. Kontak dengan dunia luar

1.8. Bagaimana kita menyampaikan pada keluarga?

1.9. Dan bagaimana dengan tetangga?

1.10. Hobby

Bab 2 MENGHADAPI ANAK

2.1. Berpikirlah secara positip

2.2. Penghargaan dan hukuman

2.3. The Time-Out

2.4. Peraturan dan struktur

2.5. Menjelaskan dalam keluarga

2.6. Perubahan adalah sesuatu yang membutuhkan waktu

BAGIAN IV

PENGOBATAN ADHD

BAB 1 BAGAIMANA KERJA OBAT-OBATAN?

1.1. Obat-obatan untuk terapi perilaku

1.2. Mengapa ada pengobatan untuk ADHD ?.

1.3. Pengobatan tidak akan menyembuhkan

1.4. Kapan penggunaan obat-obatan itu ?

1.5. Sampai berapa lama pengobatan itu ?

1.6. Siapa yang menuliskan resep?

BAB 2 PSIKOSTIMULANSIA

2.1. Methylfenidat dan dexamfetamine

2.2. Bagaimana kerja stimulansia?

2.3. Ritalin

2.4. Concerta

2.5. Dexamfetamine (Dexedrine)

2.6. Obat-obat generik

2.7. Untuk usia berapa ?

2.8. Memulai dan menghentikan

2.9. Overdosis

2.10. Efek samping psikostimulansia

2.11. Ketepatan tatalaksana terapi

2.12. Toleransi

2.13. Kapan sebaiknya tidak menggunakan psikostimulansia?

2.14. Jangan gunakan obat-obatan saat penegakan diagnosa

2.15. Bahaya, kadang diperdagangkan

2.16. Methylfenidat dan ketergantungan

2.17. Keamanan psikostimulansia

BAB 3 OBAT BARU

3.1. Atomexetine (Stattera)

3.2. Efek samping

3.3. Registrasi dan penggantian

BAB 4 ANTIDEPRESIVA

4.1. Antidepresiva lama (klasik)

4.2. Efek samping

4.3. Sejak usia berapa diberikan?

4.4. Memulai dan menghentikan

4.5. Overdosis

4.6. Toleransi

4.7. Keamanan

4.8. Kontraindikasi antidepresiva

BAB 5 OBAT-OBATAN ANTI TEKANAN DARAH TINGGI

5.1. Clonidine dan turunannya

5.2. Efek samping

5.3. Memulai dan memberhentikan

5.4. Overdosis

5.5. Toleransi

5.6. Kontraindikasi

5.7. Keamanan

BAB 6 ANTISIKOTIKA (NEUROLEPTIKA)

6.1. Pemecahan masalah jangka pendek

6.2. Efek samping

6.3. Memulai dan memberhentikan

6.4. Overdosis

6.5. Toleransi

6.6. Keamanan

BAB 7 TERAPI ALTERNATIF

7.1. Alternatif?

7.2. Pendengar yang baik

7.3. Perasaan “segalanya akan kukerjakan”

7.4. Jangan menganggapnya ideal

7.5. Diet bebas bahan pewarna, perasa, dan aroma

7.6. Suplemen vitamin dan mineral

7.7. Few Food Diet

7.8. Aam lemak

7.9. EEG-Biofeedback/Neurofeedback

7.10. Auditory Training

7.11. Membandingkan terapi

7.12. Jadilah konsumen yang bijak

BAGIAN V

BEKERJA UNTUK HAL BARU

PERILAKU YANG LEBIH BAIK

BAB 1 TERAPI PERILAKU

1.1. Setiap orang tua adalah terapis

1.2. Cognitive Behaviour Therapy

1.3. Mediation Therapy

1.4. Mengapa terapi perilaku

1.5. Latihan untuk anak-anak

1.6. Pelatihan untuk orang tua

1.7. Apa saja yang harus dilakukan dalam terapi perilaku?

1.8. Belajar tentang ADHD

1.9. Belajar melakukan observasi perilaku

1.10. Temukan gaya pengasuhan sendiri

1.11. Membawa perubahan

1.12. Sebuah terapi tidak akan menyulap

1.13. Salng mendukung

1.14. Kursus menolong diri sendiri

BAB 2 KELUARA VAN DALEN MENCARI JAWAB

2.1. Tak ada dongeng dalam kenyataan

2.2. Keluarga Van Dalen

2.3. Dasar pemikiran

2.4. Bangun pagi

2.5. Makan pagi yang menyenangkan

2.6. Pulang sekolah asyik bermain

2.7. Berlibur tenang dan santai

2.8. Ke ulang tahun oma yang menyenangkan

2.9. Berkemah: sepanjang hari bermain dengan anak-anak

2.10. Hari terang yang panjang

2.11. Mendengarkan di sekolah

2.12. Bulan yang paling asyik di tahun ini

BAGIAN VI

ADHD DAN MASALAH DI SEKOLAH

BAB 1 TANDA-TANDA ADHD DAN SEKOLAH

1.1. ADHD dan kesulitan belajar

1.2. Gejala di sekolah

1.3. Di taman kanak-kanak

1.4. Di seklah dasar

1.5. Di sekolah lanjutan

BAB 2 ORANG TUA DAN SEKOLAH

2.1. Berdiskusi dan bekerjasama

2.2. Kesepakatan konkrit

2.3. Sekolah umum

2.4. Sekolah khusus

2.5. Persyaratan masuk sekolah khusus

2.6. Sekolah luar biasa

2.7. Kemungkinan lain

2.8. “Rugzakje” (subsidi khusus)

BAB 3 ADHD DI KELAS (sebuah catatan bagi guru)

3.1. Tugas yang penting

3.2. Diskusi dan kerjasama

3.3. Spiral negatip

3.4. Perhatian dan proses belajar

3.5. Masalah pemusatan perhatian

3.6. Tip-tip untuk masalah pemusatan perhatian

3.7. Impulsivitas dan proses belajar

3.8. Penyesuaian

3.9. Perubahan perilaku di dalam kelas

3.10. Kartu perilaku baik

3.11. Perencaan sekolah – dan pekerjaan rumah

3.12. Apa yang dibutuhkan oleh seorang guru?

3.13. Kelas yang terorganisasi secara baik

3.14. Variasi metoda penyampaian instruksi

3.15. Kemenangan

LAMPIRAN

Lampiran 1

Kriteria Diagnosa AHD menurut DSM IV

Lampiran 2

30 pertanyaan tentang pengobatan pada anak-anak dengan ADHD

Lampiran 3

Kartu perilaku baik

Perencanaan perilaku baik

Lampiran 4

Buku ADHD dalam bahasa Belanda

Lampiran 5

Catatan dan daftar bacaan

....


 

 

1 Komentar:

Blogger YOGI MARSAHALA mengatakan...

Blog dan artikelnya bagus, komentar juga di blog saya www.when-who-what.com

13 Januari 2011 03:34  

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda