Gifted-disinkroni

TENTANG ANAK GIFTED YANG MENGALAMI DISINKRONITAS PERKEMBANGAN - suatu kelompok gifted children - dan bukan merupakan kelompok autisme, ASD, Asperger Syndrome ataupun ADHD - namun anak-anak ini sering mengalami salah terdiagnosa menjadi kelompok anak autisme ringan, ASD, Asperger Syndrom ataupun ADHD

Rabu, Desember 03, 2014

Daftar Isi Buku: Deteksi & penanganan Anak gifted melalui pola alamiah tumbuh kembangnya

Daftar Isi
Sekapur Sirih    v
Buku ini disusun karena banyaknya permintaan dari ber- bagai pihak baik dari orang tua, mahasiswa, praktisi, dan profesi tentang bagaimana pendeteksian anak gifted (cerdas istimewa) yang sederhana secara kualitatif di usia yang sangat dini. Di usia sangat dini di bawah 5 tahun,  pemberian tes inteligensi berupa tes IQ sering kali belum dapat dipercaya, karena anak-anak ini tengah dalam fase perkembangan. Begitu juga anak-anak gifted yang mempunyai pola tumbuh kembang yang tidak sinkron hingga masa pubertasnya, terutama yang mengalami keterlambatan bicara, sehingga pendeteksian melalui skor IQ sering kali tidak dimungkinkan bahkan dapat menghasilkan penginterpretasian yang salah. Prestasi sekolahnya pun tidak prima, yang disebabkan karena ketidakseimbangan perkembangan inteligensinya. Karena itu anak-anak ini sering kali luput dari deteksi sebagai anak gifted yang mempunyai potensi inteligensi yang baik. Sejak dini anak-anak ini sudah memerlukan pendekatan pengasuhan dan pendidikan yang sesuai dengan karakeristik tumbuh kembangnya, kepribadiannya, dan perkembangan inteli- gensinya. Karena itu harus cepat terdeteksi. Tetapi usia balita juga merupakan usia yang sangat krusial, dan hingga saat ini belum ada checklist buku yang dapat digunakan untuk mendeteksi anak gifted balita. Dengan begitu untuk mencegah terjadinya salah interpretasi terhadap gejala-gejala yang ditampilkan, maka kita memerlukan pendeteksian dengan cara lain bukan dengan IQ
Deteksi dan Penanganan Anak Cerdas Istimewa (Anak Gifted)vi
skor, tetapi melalui pemahaman bagaimana pola tumbuh kem- bang alamiahnya dalam berbagai domain tumbuh kembangnya. Dalam buku ini dijelaskan tentang pemahaman gifted (cerdas istimewa); bagaimana mendeteksinya dengan melalui sinyal- sinyal tumbuh kembang, kepribadian, dan produksi inteligensi gifted; gaya berpikir; dan perkembangan sosial emosionalnya. Buku ini disusun secara sederhana agar dapat dimanfaatkan semua pihak, namun tetap menggunakan acuan ilmiah agar para mahasiswa dan pihak profesional dapat menggunakannya untuk keperluan ilmiah.
Julia Maria van Tiel (Orangtua gifted visual-spatial learner)
DR. Endang Widyorini (Psikolog)



BAB 1 Pemahaman Cerdas Istimewa  ….  1
Cerdas istimewa: apakah itu?   ……2
Deteksi saat balita …… 8
Berbagai istilah ……..12
Cerdas istimewa adalah potensi bawaan ……..17
Prestasi cerdas istimewa tidak dapat berkembang begitu saja…..18
Perlu dukungan…..22
BAB 2 Model Pemahaman Cerdas Istimewa…….25
Sejarah perkembangan…….27
Konsep cerdas istimewa dalam pendidikan……31
BAB 3 Tumbuh Kembang dan Kepribadian …….43
 Apa yang dimaksud dengan tumbuh kembang?......44
Perkembangan visual-spatial pada anak cerdas istimewa……60
Perkembangan enam tahun pertama…….64
Usia sekolah dasar (6-12 tahun)…….73
Usia sekolah lanjutan (12-18 tahun)…….78
BAB 4 Gaya Berpikir dan Model Pembelajaran……83
Gaya berpikir (cognitive style)……84
Cara berpikir auditory learner vs. visual-spatial learner…….86
Deteksi dan kembangkan……..101
BAB 5 Cerdas Istimewa dan Permasalahannya ……105
Masalah terbanyak di usia muda ……106
Berbagai faktor yang dapat berpotensi menjadi masalah …….118
BAB 6 Motivasi…..131
Apakah motivasi itu?.....132
Motivasi tinggi……136
Meningkatkan motivasi …..137
Faktor penyebab kemerosotan motivasi……138
Mengatasi motivasi rendah ……145
Masalah kerja berlebihan (workaholic) pada anak cerdas istimewa …..146
BAB 7 Masalah Belajar dan Perkembangan Sosial Emosional…..149
Masalah yang berpengaruh pada proses belajar…….150
Sosial emosional anak cerdas istimewa ……158
Kenali dirinya, dan latih mengenali diri sendiri ……172
Hukuman baginya hanya akan memperbesar masalah……175
Kerja sama antara guru (pihak sekolah) dan orangtua ……176
Sumber Bacaan ……179



 Para Penulis …….183

Julia Maria van Tiel, ibu dari seorang anak gift- ed visual-spatial learner, menetap di Belanda. Lulus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia  Jakarta  tahun 1980, selanjutnya S-2 dan S-3 di Universitas Airlangga, Surabaya. Penulis buku Anakku Terlambat Bicara: Anak Berbakat yang Mengalami Disinkronitas Perkembangan, Memahami dan Mengasuhnya, Membedakannya De- ngan Autisme, ADHD, dan Gangguan Belajar (Prenadamedia, 2007), dan buku Pendidikan Anakku Terlambat Bicara (Prenadamedia, 2011).  Sejak 2001 aktif membina kelompok diskusi orangtua anak gifted Indonesia dengan berbagai masalah yang disandangnya dalam mailinglist anakberbakat@yahoogroups.com. Ia juga banyak memberikan pelatihan, sharing pengetahuan dan pengalaman kepada profesi, praktisi, guru, dan orangtua, di Indonesia.

DR. Endang Widyorini, lahir 7 Februari 1960, menyelesaikan S-1 dan S-2 di Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada, dan S-3 di Radboud University, Nijmegen, Nederland. Sejak 1987 hingga kini menjadi staf pengajar tetap di Fakultas Psikologi UNIKA Soegiyapra- nata, Semarang, dan bekerja sebagai konsultan ahli di Pusat Terapi ANARGYA Semarang, serta sebagai pendiri (owner) Sekolah Khusus ANARGYA.

Sebagai seorang psikolog yang keahliannya di bidang anak- anak cerdas istimewa (gifted children), Endang Widyorini menjadi anggota organisasi Asia Pasific Gifted Federation and Giftedness. Di samping itu juga menjadi Ketua Wilayah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jawa Tengah, dan Pengurus Ikatan Psikologi Klinis Indonesia.

....